Konverter Hexadesimal | Ubah Angka dengan Mudah
Konversi angka antara heksadesimal (basis-16) dan desimal (basis-10)
Cara Penggunaan
- Pilih jenis konversi Anda (Heksadesimal ke Desimal atau Desimal ke Heksadesimal)
- Masukkan angka Anda di bidang input
- Klik Konversi untuk melihat hasilnya
- Gunakan tombol salin untuk menyalin hasil
Fitur Utama
- Konversi antara angka heksadesimal dan desimal
- Input tidak peka huruf besar/kecil untuk nilai hex
- Dukungan untuk angka besar
- Penyalinan hasil dengan satu klik
Kasus Penggunaan Umum
- Bekerja dengan kode warna (misalnya, #FF5733)
- Alamat memori dalam pemrograman
- Alamat MAC jaringan
- Debugging sistem digital
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Heksadesimal adalah sistem bilangan basis-16 yang menggunakan enam belas simbol berbeda: angka 0-9 dan huruf A-F. Ini umum digunakan dalam komputasi sebagai cara yang lebih ramah pengguna untuk merepresentasikan data biner.
Heksadesimal banyak digunakan dalam komputasi karena memberikan cara yang lebih ringkas untuk merepresentasikan data biner. Satu digit hex merepresentasikan 4 digit biner (bit), membuatnya lebih mudah dibaca dan ditulis.
Dalam heksadesimal, setiap digit bisa 0-9 atau A-F (di mana A=10, B=11, ..., F=15). Sebagai contoh, 2A dalam hex = 2×16¹ + 10×16⁰ = 32 + 10 = 42 dalam desimal.
Konverter Hexadesimal mengubah angka desimal ke heksadesimal dan sebaliknya. Masukkan nilai, dapatkan hasil cepat. Berguna untuk programmer dan pelajar.
Apa Itu Konverter Heksadesimal?
Sebuah konverter heksadesimal mengubah nilai antara heksadesimal (basis 16), desimal (basis 10) dan biner (basis 2). Heksadesimal menggunakan enam belas digit — 0–9 lalu A–F — dan umum dipakai dalam kode warna dan alamat memori.